<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:coop="http://www.google.com/coop/namespace"
	>

<channel>
	<title>Asfihani &#187; Misc</title>
	<atom:link href="http://layangan.com/asfik/blog/category/misc/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://layangan.com/asfik/blog</link>
	<description>Dicatet Ben Ora Lali</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Aug 2010 03:36:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Starring committee atau steering committee?</title>
		<link>http://layangan.com/asfik/blog/2008/10/18/starring-committee-atau-steering-committee/</link>
		<comments>http://layangan.com/asfik/blog/2008/10/18/starring-committee-atau-steering-committee/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 04:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asfihani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misc]]></category>
		<category><![CDATA[others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://layangan.com/asfik/blog/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Pagi-pagi saya iseng browsing Okezone, sebuah portal berita milik perusahaan media nasional yang terkemuka. Dalam salah satu beritanya, Okezone menyampaikan berita tentang rapat pimpiman nasional partai Golkar yang membahas tentang pemilu. Ada yang menarik dalam berita tersebut yaitu penulisan kata starring committee yang kalau di bahasa Indonesiakan kurang lebih adalah komite bintang, komite penuh artis?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="floatleft size-full wp-image-319" style="border: 0pt none;" title="rss" src="http://www.layangan.com/asfik/blog/wp-content/uploads/2008/10/rss.jpg" alt="rss" width="59" height="54" />Pagi-pagi saya iseng browsing Okezone, sebuah portal berita milik perusahaan media nasional yang terkemuka. Dalam <a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/10/18/1/155140/rapimnas-golkar-hari-ini-bahas-strategi-pemilu">salah satu beritanya</a>, Okezone menyampaikan berita tentang rapat pimpiman nasional partai Golkar yang membahas tentang pemilu. Ada yang menarik dalam berita tersebut yaitu penulisan kata <em><strong>starring committee</strong></em> yang kalau di bahasa Indonesiakan kurang lebih adalah komite bintang, komite penuh artis? atau apa ya :</p>
<blockquote><p>Acara rencananya akan dimulai pukul 8.00 WIB, dengan pengarahan dari Ketua Badan pemenangan pemilu (Bapilu) Agung Laksono dan dilanjutkan dengan penjelasan materi yang akan disampaikan oleh Ketua <strong><em>starring committee</em></strong> Andi Matalatta.</p></blockquote>
<p><span id="more-225"></span>Saya cari padanan kata yang sesuai tapi sampai saat ini belum mengerti apa arti kata tersebut. Apakah yang dimaksud penulis adalah <em><strong><a href="http://www.mariosalexandrou.com/definition/steering-committee.asp">steering committee</a></strong></em> yang berarti sekelompok orang yang mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan-keputusan strategis? Entahlah&#8230;</p>
<p>Ini skrinsutnya (klik untuk perbesar):</p>
<p><a href="http://www.layangan.com/asfik/blog/wp-content/uploads/2008/10/okezone_news.png"><img class="alignnone size-full wp-image-241" title="okezone_prev" src="http://www.layangan.com/asfik/blog/wp-content/uploads/2009/01/okezone_prev.png" alt="okezone_prev" width="409" height="64" /><br />
</a></p>
<p><strong>Update</strong>: pukul 11:55 WIB kirim email ke redaksi[at]okezone.com yang sampai saat ini belum dijawab, kemudian saya periksa pada pukul 16:47 WIB, sudah diubah menjadi <em><strong>steering committee</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://layangan.com/asfik/blog/2008/10/18/starring-committee-atau-steering-committee/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
			<coop:keyword><![CDATA[Misc]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[others]]></coop:keyword>
	</item>
		<item>
		<title>Phising di email its.ac.id</title>
		<link>http://layangan.com/asfik/blog/2008/10/15/phising-di-email-itsacid/</link>
		<comments>http://layangan.com/asfik/blog/2008/10/15/phising-di-email-itsacid/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 08:19:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asfihani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misc]]></category>
		<category><![CDATA[spam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://layangan.com/asfik/blog/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tiga kali saya mendapatkan email penipuan yang seolah-olah datang dari pengelola domain its.ac.id. Dalam email itu, seakan-akan pihak pengelola meminta kita untuk memberikan username dan password email sesegera mungkin. Jika tidak, maka email kita akan dihapus, masih kata email palsu tersebut. Sebenarnya email tipu-tipu ini paling mudah ditebak adalah pada Reply-To:-nya yang berbeda dengan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah tiga kali saya mendapatkan email penipuan yang seolah-olah datang dari pengelola domain its.ac.id. Dalam email itu, seakan-akan pihak pengelola meminta kita untuk memberikan username dan password email sesegera mungkin. Jika tidak, maka email kita akan dihapus, masih kata email palsu tersebut. Sebenarnya email tipu-tipu ini paling mudah ditebak adalah pada  <strong><code>Reply-To:</code></strong>-nya yang berbeda dengan pengirimnya. Tapi, tidak semua email yang berbeda demikian lho :D</p>
<p>Jadi, berhati-hatilah dalam menekan tombol <strong>Reply</strong>! Ini skrinsutnya.</p>
<p><a href="http://www.layangan.com/asfik/blog/wp-content/uploads/2008/10/scam.png"><img class="alignnone size-full wp-image-221" title="scam_prev" src="http://www.layangan.com/asfik/blog/wp-content/uploads/2008/10/scam_prev.png" alt="" width="466" height="165" /></a></p>
<p>Posting serupa:<br />
<a href="http://asruldinazis.wordpress.com/2008/08/29/spam-webmail-its/">http://asruldinazis.wordpress.com/2008/08/29/spam-webmail-its/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://layangan.com/asfik/blog/2008/10/15/phising-di-email-itsacid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
			<coop:keyword><![CDATA[Misc]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[spam]]></coop:keyword>
	</item>
		<item>
		<title>Menyembelih Kambing</title>
		<link>http://layangan.com/asfik/blog/2007/12/21/menyembelih-kambing/</link>
		<comments>http://layangan.com/asfik/blog/2007/12/21/menyembelih-kambing/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2007 01:51:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asfihani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misc]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://layangan.com/asfik/blog/2007/12/21/menyembelih-kambing</guid>
		<description><![CDATA[477 Bingung juga kalau diberi libur nanggung, mau pulang kampung capek di jalan. Sebenarnya mau ngajak si kecil jalan-jalan ke Ragunan bareng sama pak Sunar dan keluarga. Sekalian refreshing dan melatih si kecil yang sudah mulai bisa berjalan. Tapi sampai hari ini waktunya belum ketemu yang pas. Ya, akhirnya daripada bengong di rumah, kemarin saya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><wpg2>477</wpg2></p>
<p>Bingung juga kalau diberi libur nanggung, mau pulang kampung  capek di jalan. Sebenarnya mau ngajak <a href="http://layangan.com/khonsa/">si kecil</a> jalan-jalan ke <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ragunan_Zoo">Ragunan</a> bareng sama pak Sunar dan keluarga. Sekalian refreshing dan melatih si kecil yang sudah mulai bisa <a href="http://layangan.com/khonsa/2007/12/19/aku-sudah-bisa-berjalan">berjalan</a>. Tapi sampai hari ini waktunya belum ketemu yang pas. Ya, akhirnya daripada bengong di rumah, kemarin saya akhirnya bantu-bantu motong kambing di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tegal_Parang,_Mampang_Prapatan">Tegal Parang</a>.</p>
<p>Nah berikut ini foto-fotonya :</p>
<p><span id="more-63"></span></p>
<p><wpg2>496</wpg2><wpg2>481</wpg2><wpg2>484</wpg2><br />
<wpg2>487</wpg2><wpg2>490</wpg2><wpg2>493</wpg2><br />
<!--adsense#2--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://layangan.com/asfik/blog/2007/12/21/menyembelih-kambing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
			<coop:keyword><![CDATA[Misc]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[islam]]></coop:keyword>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan Pak Bastian Tito</title>
		<link>http://layangan.com/asfik/blog/2006/01/09/selamat-jalan-pak-bastian-tito/</link>
		<comments>http://layangan.com/asfik/blog/2006/01/09/selamat-jalan-pak-bastian-tito/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2006 02:35:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asfihani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misc]]></category>
		<category><![CDATA[bastian tito]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[komik]]></category>
		<category><![CDATA[silat]]></category>
		<category><![CDATA[wiro sableng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://layangan.com/asfik/blog/2006/01/09/selamat-jalan-pak-bastian-tito/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau Anda penggemar novel Wiro Sableng pasti Anda ingat istilah-istilah seperti sepenanakan nasi, sepeminuman teh, sepenggalah, dan lain sebagainya. Pasti Anda juga tahu dong siapa pengarangnya. Ya, Pak Bastian Tito adalah pengarang tokoh fiksi yang bergelar Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 tersebut meninggal di awal tahun 2006 ini. Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiuun. Menurut Gatra.com,]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau Anda penggemar novel <strong>Wiro Sableng</strong> pasti Anda  ingat istilah-istilah seperti <em>sepenanakan nasi, sepeminuman teh, sepenggalah,</em> dan lain sebagainya. Pasti Anda juga tahu dong siapa pengarangnya. Ya, Pak <strong>Bastian Tito </strong> adalah pengarang tokoh fiksi yang bergelar Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 tersebut meninggal di awal tahun 2006 ini. <em>Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiuun</em>.</p>
<p>Menurut <em>Gatra.com</em>, menurut ayah lima anak dan kakek lima cucu kelahiran 23 Agustus 1945 ini, menulis novel Wiro Sableng sejak 1967.  Peraih gelar MBA yang gemar menulis sejak kelas 3 sekolah dasar, dan mulai membukukan karyanya pada 1964 itu, menulis Wiro Sableng berdasarkan rekaan, ditambah bacaan buku sejarah Tanah Jawa. Ia memang suka menulis cerita fiksi bernuansa etnis, termasuk cerita berlatar budaya Minang.</p>
<p><span id="more-21"></span><br />
Saya mulai membaca Wiro Sableng sewaktu  SMP,  dan kalau <em>ndak</em> salah ingat yang pertama yang saya baca berjudul &#8220;Banjir Darah di Tambun Tulang&#8221;, hasil pinjeman dari teman. Karena ketagihan, akhirnya saya menyewa sendiri dari persewaan buku. Selain Wiro Sableng, saya juga membaca novel &#8220;Pendekar Rajawali Sakti&#8221; yang pada bagian tertentu ada gambarnya. Apakah Anda masih ingat?</p>
<p>Enaknya membaca Wiro Sableng karena setiap buku tamat ceritanya, tidak bersambung. Karakter idola saya sebenarnya bukan Wiro Sableng, tapi musuh utamanya. Lho? Iya, Pangeran Matahari tentunya. Menurut pikiran saya waktu itu, karakter tersebut merupakan karakter dengan penampilan yang <em>cool</em>, yaitu dengan baju lengan pendek warna putih bergambar lingkaran dengan tiga garis lurus mengelilingya :-).  Namun, setelah Wiro Sableng masuk ke dunia masa lalu yang disebut <em>Latanahsilam</em> dengan nama karakter semua berawalan &#8220;La&#8221; dan novelnya menjadi bersambung, saya menjadi malas mengikutinya. Oh iya, jurus sakti yang menjadi yang saya suka antara lain <em>membuka jendela memanah rembulan, kunyuk melempar buah</em>, dan lainnya.</p>
<p>Akhirnya, saya ucapakan selamat jalan Pak Bastian&#8230;<br />
<!--adsense#2--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://layangan.com/asfik/blog/2006/01/09/selamat-jalan-pak-bastian-tito/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
			<coop:keyword><![CDATA[Misc]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[bastian tito]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[cerita]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[komik]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[silat]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[wiro sableng]]></coop:keyword>
	</item>
		<item>
		<title>The Story Behind layangan.com</title>
		<link>http://layangan.com/asfik/blog/2005/12/30/the-story-behind-layangan-com/</link>
		<comments>http://layangan.com/asfik/blog/2005/12/30/the-story-behind-layangan-com/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2005 08:16:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asfihani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misc]]></category>
		<category><![CDATA[layangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://layangan.com/asfik/blog/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Kata layangan diambil dari Bahasa Jawa yang berarti layang-layang dalam Bahasa Indonesia. Bedakan dengan kata layang yang berarti surat. Ketika saya masih sekolah SD (kira-kira umur 6-8) tahun, bermain layang-layang adalah satu-satunya permainan yang mahir saya mainkan :-). Walaupun saya mahir memainkan, saya kurang bisa membuatnya. Mungkin kalau diambil sample dari 10 kali percobaan 8]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kata <strong>layangan</strong> diambil dari Bahasa Jawa yang berarti layang-layang dalam Bahasa Indonesia. Bedakan dengan kata <strong>layang</strong> yang berarti surat.</p>
<p>Ketika saya masih sekolah SD (kira-kira umur 6-8) tahun, bermain layang-layang adalah satu-satunya permainan yang mahir saya mainkan :-). Walaupun saya mahir memainkan, saya kurang bisa membuatnya. Mungkin kalau diambil sample dari 10 kali percobaan 8 diantaranya adalah: gagal. Jadi saya lebih suka membeli, biasanya bergambar <em>superhero</em> jaman itu, seperti Captain America, Superman, Phantom dan lainnya.</p>
<p><span id="more-20"></span><br />
Bermain layang-layangan biasanya kami lakukan pada musim kemaraundi sore hari. Jenis layang-layang yang saya sukai adalah model biasa (<em>pure kite</em>), alias tanpa ekor atau bentuk-bentuk <em>fancy</em> lainnya semisal burung, kupu-kupu, ataupun layang-layang dengan pita bersuara (<em>Jw: sawangan</em>). Saya suka bentuk biasa karena, tentunya mudah ditebak, gampang untuk dikendalikan dan diadu :D. Ya, saya gemar sekali mengadu layang-layang. Saya masih ingat kalau mengadu layang-layang, selalu menggunakan benang yang dilumuri dengan pecahan bubuk kaca, kami menyebutnya dengan benang gelasan. Sampai suatu saat, ketika layang-layang yang sering menang diadu kalah dan putus, dan saya coba kejar. <em>Apes</em>, saya malah ditabrak oleh motor atau apa saya lupa waktu itu. Semenjak itu, saya dilarang main layang-layang oleh orang tua saya :(.</p>
<p>Sebenarnya banyak sekali permainan anak-anak pada waktu itu misalnya: patil-lele, gobaksodor, betengan, kasti, dakon (congklak), engkle, jumpritan, tulupan, ampar, gasingan, yoyo dan masih banyak lagi lainnya. Tentu kalau Anda orang Jawa (atau pernah hidup di Jawa) sudah tidak asing lagi dengan nama-nama diatas. Namun, saya sudah <em>kadung</em> cinta mati mengadu layang-layang&#8230;<br />
<!--adsense#2--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://layangan.com/asfik/blog/2005/12/30/the-story-behind-layangan-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
			<coop:keyword><![CDATA[Misc]]></coop:keyword>
		<coop:keyword><![CDATA[layangan]]></coop:keyword>
	</item>
	</channel>
</rss>

