Google

Wine

wine di gunakan kalo kita mau menggunakan aplikasi yang biasa jalan di windows, dan kita menginginkan aplikasi tersebut bisa jalan juga di linux yang sudah kita instal. (duh bahasanya tumben tet, serius.. :D)
yang pertama di lakukan adalah donlot, di http://winehq.org trus.. baca petunjuknya.. (halah ora niat ngajari..).
ini ada info tambahan tentang wine dan temen-temennya, yang insyaAllah berguna buat kita .. :

“If you run wine, zen, mach, vmware, or anything that runs or can run
windows (or another vulnerable OS), than you should run AV in at least
the virtual machine, and preferably in both linux and virtual machine.”

Is a little misleading:
wine - Just because a windows exploit exists in windows, does not mean it exists in wine. For example - if windows has a buffer exploit somewhere in its dlls, that does not mean it will exist in wine (and vice-versa). This is because the wine team is re-implementing the windows API without looking at the windows code, and the implementations will differ.

cuplikan dari milis : focus-linux@securityfocus.com, dengan judul : Re: Re: Begs a question: AV in Linux (correction)

dan sekarang kita bisa pake os linux dan nginstal2 aplikasi yang biasa jalan di windus@TM :P
Kasus ini terinspirasi dari tety yang kemaren baru nginstal windus lagi dan meninggalkan fedora core 4, hanya karena alasan “pengen belajar design n web”, Dan Alhamdulillah sekarang kembali ke pangkuan linux lagi.. ahlan wa sahlan Mandriva 2005..

image

del.icio.us Digg Technorati Google Yahoo

3 Responses to “Wine”

  1. sumodirjo Says:

    lha itu nyobanya di fedora core 4 apa di mandriva? anyway, hareee geneee mandriva 2005? 2006.0 gitu…..

  2. Administrator Says:

    bukanne yang mandriva 2006 itu masih versi beta ?

  3. sumodirjo Says:

    beta? 2006.1 kali?

Leave a Reply